follow us

Potret Kehidupan Masyarakat Kp. Bangkongreang Kecamatan Agrabinta Cianjur Selatan

Bagi sebagian orang bekerja dengan mempertaruhkan nyawa itu biasa, alasanya untuk bertahan hidup dan yang paling penting untuk membahagiakan orang-orang tercinta entah itu ayah,ibu,suami,istri ataupun anak. Seperti yang terlihat dalam foto diatas, seorang warga membawa belanjaan harus melewati sungai menggunakan rakit.

Melintasi derasnya aliran sungai cidadap tidak menjadi halangan bagi masyarakat kampung bangkongreang desa bunisari kecamatan agrabinta untuk melakukan aktivitas seperti biasa, aliran sungai yang deras terkadang bisa membahayakan seolah menjadi sahabat, hilir mudik setiap hari untuk mencari rezeki.

"Tos belanja ti daerah cibarengkok desa cidadap kec cidadap kab sukabumi) (sudah belanja dari daerah cibarengkok desa cidadap kecamatan cidadap" jawaban Kang Ujang Elang Sugilar saat di hubungi yukeepoin melalui messenger.

"Biasana mangkat nyandak gula merah Uihna nyandak belanjaan warung (Biasanya berangkat bawa gula merah pulangnya bawa belanjaan warung)" tambahnya.

Beberapa warga terlihat menggunakan motor membawa karung berisi gula merah untuk dijual ke bandar gula di kampung cidadap kab.sukabumi dibantu warga lain (foto : kang ujang elang)

Kegiatan sehar-hari yang biasa dilakukan penduduk kampung bangkongreang adalah "nyandap" atau membuat gula merah yang hasilnya di jual ke tengkulak atau bandar di desa cidadap kab.sukabumi dengan menggunakan motor, hebatnya mereka bisa mengangkut 1 kwintal lebih. Pulanganya mereka membawa barang dagangan yang akan di jual di warung.

Transportasi rakit ini menjadi andalan masyarakat warga bangkongreang dan juga menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat yang menjadi operator rakit.

Transportasi rakit adalah transportasi terbaik saat ini untuk melintasi derasnya sungai (foto : kang ujang elang)

Karena jarak lebih yang dekat untuk belanja kebutuhan sehari-hari walaupun dengan melintasi sungai menggunakan rakit membuat masyarakat seolah-olah terbiasa, kalau harus muter cukup jauh dan akses jalan yang kurang baik, entah kenapa belum ada akses jembatan yang dibangun di kampung tersebut, mungkin karena itu daerah perbatasan antara kabupaten akhirnya harus ada pertemuan antar pemerintah kabupaten, namun alasan jelasnya entah apa.

Seperti yang terlihat dalam video dibawah ini.


Potret kehidupan ini mengajarkan kita untuk tidak patah semangat ketika kita harus meliwati cobaan yang deras, karena di ujung sana ada kebahagiaan yang sudah menanti dan mengajarkan kita bahwa dengan bekerjasama, kita mampu melewati segala rintangan dan cobaan.

Semoga pemerintah bisa secepatnya membangun jembatan penghubung, agar ekonomi warga perbatasan kabupaten hidup, karena potret kehidupan seperti ini banyak di daerah cianjur selatan

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar