follow us

7 Dampak Buruk "Smartphone" Bagi Anak Anda, No. 7 Ngeri Juga Yah.


Banyak sekali dampak buruk smartphone bagi anak balita, namun orang tua zaman sekarang meskipun sudah tahu tapi mungkin karena rasa sayang pada anaknya tetap saja meminjamkan atau bahkan memberikan smartphone maupun tablet khusus pada mereka yang masih balita, ngaku deh, pernah kan…?
Alasannya yang paling umum yang sering dijumpai adalah untuk membuat anak bisa duduk tenang dan tidak mengganggu kegiatan orang tua. Alasan lain adalah untuk membahagiakan anak dengan memberikan dia hadiah gadget tersebut pada saat ulang tahunnya, yaitu dengan mengisi gadget tersebut dengan berbagai macam game, video dan aplikasi pembelajaran. Tapi paling banyak sih game dan nonton video untuk anak-anak di Youtube….

Kali ini kita akan bahas berbagai pengaruh dan dampak smartphone bagi anak jika dia terlalu sering memandangi layar smartphone atau tablet.

Anak-anak yang masih berusia dibawah 2 tahun sebaiknya jangan terlalu lama menggunakan gadget, baik itu smartphone, tablet maupun komputer PC, begitu menurut American Academi of Pediatrics. Selain itu semakin kecil usia anak saat mulai menggunakan gadget, maka semakin besar pula pengaruhnya terhadap anak, padahal balita otaknya sedang tumbuh dengan pesat.

Adapun berbagai dampak dan pengaruh gadget bagi anak adalah sebagai berikut ini, silakan disimak baik-baik jika memang kamu sayang pada anak.

1. Susah tidur

credit foto : ludovic toinel on unplush

Dampak buruk smartphone yang pertama adalah bisa bikin susah tidur, karena hampir semua layar gadget mengeluarkan yang namanya blue light yang menyerupai cahaya pada siang hari. Cahaya tersebut dapat mengirimkan sinyal yang salah pada otak anak dan bisa membingungkan bagi tubuh manusia. Jadi apabila pada malam hari anak jadi susah tidur, disarankan untuk memberlakukan kegiatan tanpa gadget dirumah Anda 1-3 jam sebelum tidur dan mengganti dengan membaca buku bersama-sama, atau menceritakan dongeng-dongeng yang bermanfaat bagi mereka.

2. Kurang gerak

credit foto : hal getwood on unplush

Sudah menjadi kebiasaan seorang anak untuk terus bergerak, lari-larian, melompat, menari dan bermain untuk membatu pertumbuhan fisik yang sehat dan juga kuat. Namun anak-anak sekarang terlalu nyaman bermain gadget yang sudah pasti hanya duduk diam, dan ini tentu memiliki dampak buruk bagi anak. Jika hal tersebut terlalu sering terjadi, maka bisa saja anak jadi obesitas. Oleh karena itu disarankan untuk para orang tua modern sekarang ini agar lebih sering membawa anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik seperti bermain bola, berenang, main sepeda, atau kegiatan lain yang membuat mereka banyak bergerak.

3. Gangguan pada mata

credit foto : kellysikkema on unplush

Terlalu sering menatap layar dianggap bisa menyebabkan mata jadi buram, kering dan bahkan jadi sering sakit kepala. Walaupun belum ada laporan resmi untuk kerusakan mata tersebut. Orang tua disarankan untuk mengajarkan anak untuk menjaga jarak pandang antara mata dan juga layar, selain itu atur tingkat terang dan gelapnya, jangan terlalu terang, dan suruh anak untuk beristirahat setiap 10 – 20 menit sekali.

4. Nyeri / Sakit

credit foto : lackeyebon on unplush

Terlalu lama bermain smartphone bisa menyebabkan sakit pada beberapa bagian tubuh, seperti pada bahu, leher, punggung, tangan dan jari. Ajarkan anak untuk sering beristirahat dan ajarkan juga mereka posisi duduk yang baik dan posisi gadget jangan sampai lebih tinggi dari mata. Hal ini untuk mengurangi dampak leher terlalu lama mendongak. Anda bisa baca tulisan kita sebelumnya tentang posisi duduk yang baik saat main komputer.

5. Konsentrasi jadi pendek

credit foto : peter hershey on unplush

Terlalu lama dalam menggunakan gadget ternyata dapat membuat seseorang sulit untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu lama pada sesuatu. Oleh karena itu, orang tua diasarankan untuk berlatih berbagai hal untuk bisa membuat anak menjadi tenang tanpa harus memanfaatkan gadget. Hal ini demi kesehatan dan juga masa depan anak tercinta lho.

6. Kemampuan bersosialisasi berkurang

credit foto : teddy kelley on unplush

Pengguna gadget tetap mampu untuk bersosialisasi dengan melakukan hubungan melalui berbagai aplikasi yang ada. Namun anak-anak juga perlu untuk memiliki kemampuan membaca emosi orang lain, caranya tentu dengan melakukan interaksi langsung dengan bertatap muka. Itu sebabnya, pembatasan waktu dalam penggunaan gadget adalah jalan keluar terbaiknya.

7. Rasa cemas yang berlebihan

credit foto : sweet ice cream on unplush

Apabila anak Anda sudah cukup besar, waspadai kegiatan mereka di sosial media. Karena disitu ada banyak sekali yang bisa mereka lihat, bahkan hal-hal yang buruk. Salah satunya adalah, kemungkinan mereka yang cenderung jadi membandingkan dirinya dengan teman-teman yang mereka lihat di sosial media, atau bahkan mereka sangat sibuk berusaha untuk membuat orang lain memberikan like atau komentar. Tentu sangat disayangkan sekali jika energi mereka hanya dihabiskan untuk hal tersebut. Oleh sebab itu, peran orang tua untuk mengawasi anak di sosial media jadi sangat penting, lakukan diskusi dengan anak tentang cara-cara bersosial media, seperti bagaimana menanggapi apa yang dilihatnya, jangan sampai terlalu berlebihan merespon, jangan juga sampai mengejek orang lain, atau bahkan menghakimi temannya yang akhirnya bisa menimbulkan masalah dalam hubungan pertemanannya.

sumber artikel : https://www.jurnalweb.com/

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar